You need to enable javaScript to run this app.

Rapat Kerja MI Al-Qodir Tahun Ajaran 2026-2027, Menyongsong Tahun Ajaran baru Dengan Inovasi dan Peningkatan Layanan Pendidikan

  • Sabtu, 04 Juli 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
Rapat Kerja MI Al-Qodir Tahun Ajaran 2026-2027, Menyongsong Tahun Ajaran baru Dengan Inovasi dan Peningkatan Layanan Pendidikan

Sabtu, (4/7/2026), dewan guru MI Al-Qodir beserta staff, pegawai dan pengurus yayasan mengadakan rapat kerja tahunan untuk menyambut tahun ajaran baru 2026-2027. Dalam rapat kerja tersebut turut hadir juga Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) H. Ahmad Junaidi, S.Pd sebagai tamu dan pemberi masukan untuk program yang telah disusun oleh guru madrasah.

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan kepada peningkatan kualitas pelayanan pendidikan serta pembiasaan budaya baik yang telah berlangsung di madrasah. Beberapa pembiasaan yang telah dilaksanakan di lingkunagan madrasah adalah pembiasaan sholat dhuha, target hafalan surah dan doa bersama.

Hal berbeda dikemukakan oleh Waka Kurikulum, Ust. Zazak Zakaria Adhen, S.Pd. Beliau memaparkan tentang penerapan teknologi dan digitalisasi dalam proses pembelajaran di tahun mendatang. Penerapan teknologi seperti ujian daring untuk murid fase C serta penguatan pembelajaran digital digunakan agar para murid lebih siap dalam menghadapi tantangan di masa mendatang yang telah berubah menjadi serba digital.

Menurutnya, penggunaan teknologi dalam pembelajaran bukan hanya untuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga untuk membantu murid mengenal dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Murid diharapkan tidak hanya mampu menggunakan perangkat digital, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mencari, memahami, dan mengolah informasi dengan baik.

Program digitalisasi tersebut juga diharapkan dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan beragam. Dengan dukungan dari guru dan orang tua, murid dapat belajar menggunakan teknologi secara positif, baik untuk kegiatan pembelajaran maupun untuk mengembangkan keterampilan mereka.

Selain itu terdapat juga pemaparan yang disampaikan oleh Waka Kesiswaan, Ust. Facrus Zaim, S. Pd, tentang pemetaan minat bakat murid madrasah. Menurutnya, Madrasah akan memfasilitasi seluruh minat & bakat murid sehingga nantinya akan tercipta one student one talent. "Selain prestasi akademik, jalan kesuksesan seorang anak juga dipengaruhi oleh prestasi non-akademik mereka," ujarnya.

Melalui pemetaan tersebut, madrasah ingin memberikan ruang kepada setiap murid untuk menemukan dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Setiap anak memiliki kemampuan dan ketertarikan yang berbeda, sehingga tidak semua keberhasilan harus diukur dari nilai akademik.

Sebagai penutup, H. Ahmad Junaidi, S.Pd., selaku Ketua PPAI, menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan Raker adalah menyatukan visi antara guru dan pimpinan madrasah. Menurutnya, kesamaan visi menjadi hal penting agar seluruh program yang telah disusun selama Raker dapat dipahami dan dilaksanakan bersama.

Dengan adanya penyatuan visi tersebut, diharapkan setiap guru dan seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan tugas dan program madrasah dengan lebih terarah. Kerja sama dan komunikasi yang baik juga menjadi kunci agar program yang telah direncanakan dapat terlaksana secara maksimal serta memberikan dampak positif bagi perkembangan madrasah dan murid.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Moch. Lutfi Rahman, S.Pd.I

- Kepala Sekolah -

Assalamualaikum wr.wb. Seraya memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, disertai perasaan bangga saya menuliskan sambutan dalam rangka penerbitan website…

Berlangganan
Banner